SHINTA & JOJO

Jumat, 18 Juni 2010

Persinggahan Sementara

Sekadar Singgah
(kiriman seorang kawan)

Seorang Muslim yang beriman pastinya tidak mempunyai perasaan kehidupan ini akan kekal tanpa batas. Dia meyakini suatu saat kematian itu akan tiba: di sela-sela aktivitas harian yang padat atau bahkan saat tidur malam.
Hidup berubah sangat cepat. Kita hanyalah seorang musafir yang cuma sekadar mampir, seperti yang pernah disabdakan Rasulullah SAW, ''Perumpamaanku untuk kehidupan ini adalah seperti seorang musafir yang beristirahat di tengah-tengah perjalanan di bawah pohon dan kemudian meninggalkannya.'' (HR Ahmad, Tirmizi, dan Hakim).
Allah pun meneguhkannya dalam salah satu firmannya, ''Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.'' (QS Almukmin [40]: 39). Peringatan Allah SWT sungguh jelas, dunia ini akan binasa. Kita akan dikembalikan kepada-Nya setelah diberi kesempatan menjalani kehidupan dunia ini yang nyata-nyata hanyalah ujian demi ujian, baik berupa kemiskinan, anak, istri, hingga perhiasan yang banyak, pangkat, jabatan, dan kekayaan.
Karenanya, sudah semestinya kita tidak terbuai dengan kenikmatan terhadap dunia karena semuanya akan lenyap binasa. Panah kematian diarahkan tepat ke sasaran di antara senda gurau kita. Perangkap kenikmatan berupa cahaya-cahaya indah yang menyilaukan mata sudah seharusnya kita waspadai dan hindari.
Ketahuilah, tubuh kita tidak akan selamanya kuat dan sehat. Tidak cukupkah kuburan sebagai pengingat dan pemberi nasihat di antara nasihat yang nyata bagi kita? Rasulullah SAW bersabda, ''Dahulu aku pernah melarang kalian menziarahi kuburan, ingatlah sekarang, berziarahlah ke kuburan, karena itu bisa mengingatkan kalian pada akhirat.'' (HR Hakim dari Anas Bin Malik RA).
Jelaslah karena ketentuan-ketentuan-Nya, kita tak akan bisa lari daripada-Nya.
''Di manapun kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh ....'' (QS Annisaa [4]: 78). Nyatalah kita dibatasi apa yang bernama kehidupan dan kematian. Jarak keduanya begitu dekat untuk kita berpindah tempat. Kita sekadar singgah di dunia ini seperti seorang yang berteduh di bawah pohon untuk kemudian meninggalkannya.
wallahu a'lam.

Kamis, 17 Juni 2010

Jamu Tolak Miskin

Jamu Tolak Miskin
oleh: Tanenji (sumber: www.pembelajar.com)

Sebelum membahas tentang judul di atas ada baiknya diekspos terlebih dahulu definisi atau penjelasan terminologis dari kata-kata yang bersatu menjadi judul tulisan ini.

Jamu menurut Wikipedia adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal. Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan dan kulit batang, buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing atau tangkur buaya. Jamu biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah madu sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminumnya.

Di berbagai kota besar terdapat profesi penjual jamu gendong yang berkeliling menjajakan jamu sebagai minuman yang sehat dan menyegarkan. Selain itu jamu juga diproduksi di pabrik-pabrik jamu oleh perusahaan besar seperti Jamu Air Mancur, Nyonya Meneer atau Djamu Djago, dan dijual di berbagai toko obat dalam kemasan sachet.Jamu seperti ini harus dilarutkan dalam air panas terlebih dahulu sebelum diminum. Pada perkembangan selanjutnya jamu juga dijual dalam
bentuk tablet, kaplet, dan kapsul.

Masih menurut Wikipedia, ketika di-search kata “miskin” malahan yang keluar adalah kata “kemiskinan”. Dalam kamus online tersebut dijelaskan bahwa arti kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi kekurangan hal-hal yang biasa untuk dipunyai seperti makanan, pakaian,
tempat berlindung, dan air minum, hal-hal ini berhubungan erat dengan kualitas hidup. Kemiskinan kadang juga berarti tidak adanya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan yang mampu mengatasi masalah kemiskinan dan mendapatkan kehormatan yang layak sebagai warga negara.

Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan. Istilah “negara berkembang” biasanya digunakan untuk merujuk kepada negara-negara yang “miskin”.

Kemiskinan kemudian dapat dijelaskan dan dipahami dalam berbagai cara.
Pemahaman utamanya mencakup:
1. Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.

2. Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup
masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.

3. Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai.
Makna “memadai” di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

Demikian definisi dan penjelasan Wikipedia terhadap 2 kata utama pembentuk judul tulisan ini. Saya dalam keseharian sering mengonsumsi jamu, juga sering melihat fenomena kemiskinan di sekitar rumah tempat tinggal dan dalam perjalanan pergi pulang ke tempat kerja. Suatu kali saya bertanya pada seorang tukang jamu, apakah ada atau tersedia tidak jamu tolak miskin? Sang penjual pun menjawab, ”Kalau toh ada, sudah saya minum sendiri, mas!” Ya iyyalah…

Kata jamu tolak miskin agaknya merupakan parodi dari nama/judul sebuah jamu yang lumayan terkenal, jamu tolak angin. Kalau seseorang terkena masuk angin, maka yang bersangkutan dapat berusaha untuk mengobati dan menyembuhkannya salah satunya melalui usaha dan upaya dengan meminum jamu tolak angin tersebut. Sebagaimana mestinya dan biasanya setelah beberapa saat dikonsumsi, khasiat jamu pun mulai merasuk dan akhirnya si pesakitan sembuh dari derita masuk anginnya.

Nah, bagaimanakah dengan penyakit miskin? Miskin, ya kalau boleh dikategorikan sebagai penyakit, bukan sebagai sesuatu yang “taken for granted” (baca: takdir). Apakah ada jamu untuk mengobatinya? Jamu tolak miskin begitu? Saya yakin ada usaha dan upaya yang memungkinkan ke arah sana, yakni sebuah formula yang dapat mengatasinya.

Formula yang dapat dikategorikan sebagai sebuah minuman atau ramuan tradisional berjudul jamu. Karena bagaimana pun miskin dan kemiskinan merupakan salah satu dari produk atau konstruksi pikiran. So pasti ada sebuah tips (baca: jamu) yang dapat dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit miskin (baca: orang miskin, baik dalam arti denotatif maupun konotatif).

Dalam kehidupan ini sebagaimana Allah, Tuhan Maha Penyayang, telah menciptakan semua hal atau aspek di dunia ini berpasang-pasangan. Pria-wanita, siang-malam, terang-gelap, hitam-putih, panjang-pendek, termasuk kaya-miskin, dan masih banyak lainnya. Untuk itu sepertinya kemiskinan tidak dapat dihapus dari perbendaharaan kata dalam ranah budaya manusia.

Ketika menyebut kata miskin maka akan dihadapkan pada kata-kata pembentuk istilah lainnya. Seperti miskin harta, miskin ilmu, miskin ide, miskin ornamen, miskin referensi, dan sebagainya. Terlepas dari itu semua, sebenarnya bila mau jujur, seseorang pasti akan melarikan kata miskin pada pengertian sempit yakni kekurangan harta benda/kekayaan. Ada beberapa tips agar kita bisa menolak kemiskinan atau paling tidak meminimalisasikan keberadaannya.

Pertama, ubah mind-set tentang miskin. Seseorang cenderung memandang orang lain yang lebih di atasnya dalam soal nasib, pekerjaan, harta, dan pernak-pernik duniawi lainnya sebagai simbol kekayaan. Ia tidak pernah melihat bahwa masih banyak orang yang lebih terpuruk dari pada dirinya. So, miskin itu soal paradigma, soal bagaimana kita mensyukuri nikmat yang telah dianugerahkan Tuhan kepada para manusia.

Akan tetapi bukan berarti bahwa seseorang harus pasrah terhadap keadaan yang menimpa/ atau membelenggunya. Kita harus tetap bekerja keras, cerdas, dan ikhlas guna mencapai taraf kehidupan yang lebih baik. Ikhtiar gitu lho!

Kedua, tidak mengandalkan orang lain dalam segala hal terutama nafkah lahir untuk bekal survival. Ya, seseorang harus menjadi orang yang merdeka, yang tidak mengandalkan kekayaan orang tuanya, atau keluarga besarnya.

Ada cerita dari teman bahwa ada seorang pemuda yang sombong dan belagu. Ke mana-mana ia selalu membicarakan dan membanggakan nenek moyangnya yang mempunyai harta yang cukup untuk dikonsumsi oleh 7 turunan. Lalu teman saya menimpalinya “mengapa loe miskin, katanya nenek moyangnya kaya raya? Si pemuda sontak menjawab: ”Ya iyalah…Bagaimana gue kagak miskin, gue kan keturunan yang ke-8”. Hahaha. Duitnya habis pada keturunan ke-7.

Untuk hal ini seseorang harus mempunyai aktivitas ekonomis, sebuah kegiatan yang dapat mendatangkan rejeki sebagai bekal untuk membiayai hidupnya. Banyak kegiatan yang dapat disebut sebagai pekerjaan baik yang bergerak dalam bidang barang maupun jasa, baik produksi, maupun distribusi. Menjadi guru, dosen, tentara, polisi, pedagang, karyawan, juga politisi dapat dilakukan seseorang dalam kehidupannya. Termasuk menjadi penulis, pelatih, atau pembicara publik. Yang jelas lapangan kehidupan dan pekerjaan di era sekarang sangat terbuka lebar.

Ketiga, menabung. Berapapun penghasilan Anda, sisihkanlah untuk menabung baik untuk proteksi maupun investasi. Bila seseorang tangannya “gatal” maka ketika produk tabungannya berbentuk simpanan di bank hendaknya tidak menggunakan ATM ––pasti pembaca tidak tahu kepanjangannya kan? Authomatic Teller Machine, itu seh kepanjangan resmi dari sono-nya, Anjungan Tunai Mandiri, itu seh ilmu gothak-
gathuk orang Indonesia biar pas hehehe… Tapi ada kepanjangan yang lebih seru lho! Yakni ATM = Ambil Tendiri Money-nya hehehe. Maksa.com––.

Ambilah produk tabungan plus asuransi tanpa kartu ATM, kalau bisa bank yang cabangnya berjauh-jauhan sehingga malas atau tidak tergoda untuk mengambil uang setiap saat. Dalam buku Siapa Bilang Menjadi Karyawan Tidak Bisa Kaya, Safir Senduk ––sang penulis, yang juga pakar perencanaan keuangan–– menyatakan bahwa menabung dengan celengan pun tidak ada masalah. Budaya celengan tidak hanya untuk anak kecil yang baru belajar menabung, tetapi orang dewasa pun tidak menjadi masalah apabila mengikuti jejaknya. Menabung dengan instrumen lain juga memungkinkan seperti dalam bentuk logam mulia: emas, perak, dan perunggu.

Keempat, bersedekah, atau dalam bahasa yang “keren” adalah memupuk jiwa filantropi. Bersedekah ini bukan hanya urusan ritual-spritual belaka lho. Banyak perusahaan yang menyisihkan sebagian keuntungannya untuk kegiatan amal/sosial. Apalagi bila kita mau berguru dengan ustad Yusuf Mansur dengan teori sedekahnya yang dapat menambah pundi-pundi rejeki kita.

Kelima, berdoa. Ya sepertinya tidak ada hubungan antara kemiskinan, kekayaan, dengan berdoa. Kata siapa? Pasti ada-lah. Iya enggak kawan?
Masa seh Tuhan akan membiarkan hamba-Nya yang sudah re-mind set, bekerja keras-cerdas-ikhlas, mandiri, menabung, masih terpuruk juga? Minimal doa adalah bentuk curhat seorang hamba kepada Tuhan-Nya atas seluruh problematika hidup dan kehidupannya yang dijalaninya sehingga semacam ada perasaan plong atau kepuasan lahir-batin pasca kegiatan berdoa. Dengan sendirinya mental seseorang menjadi lebih sehat, dan lebih baik. Sehingga seluruh usaha dan upayanya juga membuahkan hasil yang memadai. Penuls yakin para pembaca ingin keceriaan, kebahagiaan, kesuksesan, dan rida Allah selalu menyertai dan menyelimuti kehidupannya. Siapa mau? Wallahu a’lam.

*) Tanenji, Dosen dan Sekretaris Laboratorium Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini dapat dihubungi langsung di tanenji@yahoo.com

Minggu, 31 Januari 2010

thn 2010


Biasanya tiap ahir bulan aku pulang tp bulan ini (Jan) ga jadi pulang karna suatu hal so plgnya di undur Feb or Maret tg info lebih lanjut.
Tugas sekarang makin banyak yg hrs ku awasai
1. Ada di Tanggerang untuk Proyek Perluasan MITSUBA FACTORY
2. Di YPMI Perluasan Pabrik Spare Part Motor schedule 8-12 bln saja
3. Di Cibitung HOGGY Site Perluasan Pabrik Medical Supplies (sdh handing over tp msh ada job tambahan)
4. Di Cengkareng ga sering2 amat paling sebulan 2 kali check PPE ma Orang gudang kalo ada request dari site.
5. Di Jogyakarta buat Dams di 4 area yg sangat jauh (tidak setiap bulan kesini paling 3 bln sekali seperti kemarin Desember 2009)

Selanjutnya di kantor Jakarta menjalani rutinitas harian dari monitoring di setiap site.

Kamis, 12 November 2009

My lover


Insya Allah Nov 25-30 pulang sayang, tiket by Air Asia QZ 7218 jam 17:55 - 19:15 sore trs hari Senin tgl 30nya jam 19:40 - 21:00 QZ 7219. Ticket dah conform, so tinggal go head aja ke terminal 3 satu jam sebelum pemberangkatan. OJO LALI YOO

Cinta Pertama dan Terahir - Sherina

sebelumnya tak ada yang mampu
mengajakku untuk bertahan
di kala sedih

sebelumnya ku ikat hatiku
hanya untuk aku seorang
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian

reff:
kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini
aku tak mengerti
akankah sama jadinya
bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkanku
kau cinta pertama dan terakhirku

sebelumnya tak mudah bagiku
tertawa sendiri di kehidupan
yang kelam ini

sebelumnya rasanya tak perlu
membagi kisahku saat ada yang mengerti
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian

repeat reff

bila suatu saat kau harus pergi
jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik
karena senyummu menyadarkanku
kaulah cinta pertama dan terakhirku

repeat reff

The Power of LOVE - Celine Dion

The whispers in the morning
Of lovers sleeping tight
Are rolling like thunder now
As I look in your eyes

I hold on to your body
And feel each move you make
Your voice is warm and tender
A love that I could not forsake

(Chorus – 1)
‘Cause I am your lady
And you are my man
Whenever you reach for me
I’ll do all that I can

Lost is how I’m feeling lying in your arms
When the world outside’s too
Much to take
That all ends when I’m with you

Even though there may be times
It seems I’m far away
Never wonder where I am
‘Cause I am always by your side

(Chorus – 1)

(Chorus – 2)
We’re heading for something
Somewhere I’ve never been
Sometimes I am frightened
But I’m ready to learn
Of the power of love

The sound of your heart beating
Made it clear
Suddenly the feeling that I can’t go on
Is light years away

(Chorus – 1)

(Chorus – 2)

Karena Ku Cinta Kau - BCL

Jika ada yang bilang ku lupa kau
Jangan kau dengar
Jika ada yang bilang ku tak setia
Jangan kau dengar

Banyak cinta yang datang mendekat
Ku menolak
Semua itu karena ku cinta kau

Jika ada yang bilang ku tak baik
Jangan kau dengar
Jika ada yang bilang ku berubah
Jangan kau dengar

Banyak cinta yang datang mendekat
Ku menolak
Semua itu karena ku cinta kau
Kau

Reff:
Saat kau ingat aku ku ingat kau
Saat kau rindu aku juga rasa
Ku tahu kau slalu ingin denganku
Ku lakukan yang terbaik yang bisa ku lakukan
Tuhan yang tahu ku cinta kau

Jika kau tak percaya pada ku
Sakitnya aku
Jika kau lebih dengar mereka
Sedih hatiku
Banyak cinta yang datang mendekat
Ku menolak
Semua itu karena ku cinta kau
Kau

Back to Reff:

Saat kau ingat aku ku ingat kau
Saat kau rindu aku juga rasa
Ku tahu kau slalu ingin denganku
Kau tahu ku juga ingin denganmu
Ku tahu kau slalu ingin denganku
Ku lakukan yang terbaik yang bisa ku lakukan
Tuhan yang tahu ku cinta kau

Senin, 02 November 2009

Selesai mandi'in si Bembiw

Ganti JOK di Masterpiace Tomang - Chandra



Ternyata ga jadi ganti jok di SAM68 tapi ke Masterpiace, dgn corak yang lain karena disini bisa semua type dan kulit jg banyak pilihan. Aku pakai Msiegen disamping harga ga mahal tp kualitas sama dgn genuine leather alias ga melar kayak MBtech Camaro. Nuansa da corak huruf Y-nya buat inisial si Yayang gt.

Dah pesen di SAM 68 buat ganti nih Jok biar kerasa aga sport n racing gt lho meski agak mahal buat 2 baris Bembiwku. HAri ini dapat parkir gratis sampai Jumat tgl 6 infonya selesai tuh Jok. tapi nuansa tetep matching ma abu2 ga merah n hitam gt soalnya blakang jok dah warna abu2 ga bisa diganti hitam.

Minggu, 01 November 2009

Jalan2 ke Pondok Labu ma my Bembiw


Meski masih bingung dgn gaya mobil eropa tp dah bisa menyesuakan ma stylenya. Hari ini Bembiw ke SAM 88 mo ganti baju interior dl soalnya yg asli bahannya dr Bludru so bayak nyimpan debu n ribet ngurusnya. HArus siap2 2jt buat beli bajunya nih tp ga papa demi ngebuat dia tambah cakep luar dalam.
Suara Bembiw yg di Bagasi belum nyalak soalnya kabel ke ACcu belum aku sambung ga sempat sih kemarin seharian muter2 dr Cipete-ITC-Dbest-RS Fatmawati-Pondok Indah-Pondok LAbu trs baliknya mampir di SAM yg di Haji Nawi dalam.

Jumat, 30 Oktober 2009

me n my sons

Dari B 685 SD menjadi N 669 RR (Ni BBG RR)




Sebelum bawa pulang nih Bembi musti bener2 or bersolek dulu, dari ganti suara (Racing Knalpot, Audio SQ, Lighting, Video, Interior dll wuih ternyata banyak jg sanguku dia sedot bln ini sayang tp gpp.Insya Allah next month go to Skpura with this Bembi baby, jamin deh ga bakalan panas or sumuk (bukan difinisi "sumuk" yg tadi yaa. Planning lain di rumah ntar ganti status dari Jkt ke Prob so B 685 SD ganti N 669 RR. Kok milih 669 RR apa sih maksudnya ? 669=BBG=BamBanG lha RR=RuRi=My Lover gt lho rek !! yo wes tak lanjut muter2 dl yaa

Train 1 LNG Tangguh